Mengenal Gas Air Mata Dan Cara Mengobatinya


Apakah Anda tahu apa itu demonstrasi ? Anda sudah pernah melihat demonstrasi ? Jika diperhatikan, pada saat demonstrasi, para pendemo sering menggunakan gas air mata untuk melumpuhkan lawannya. Gas air mata ini merupakan gas yang bisa membuat mata yang melihatnya akan terasa sakit.

Gas air mata biasanya digunakan saat terjadinya kericuhan pada aksi demonstrasi. Sebenarnya, Gas Air mata memiliki banyak jenisnya, diantara dari banyaknya gas air mata tersebut yang paling populer adalah GAS CS.

Mengapa Gas CS? Karena gas itu lah yang dirasa paling aman untuk digunakan. Dari berbagai penelitian yang ada, Gas CS memiliki batas konsentrasi hanya 5% yang tergolong masih terbilang aman dan tidak juga menyebabkan masalah kesehatan yang begitu serius.


https://id.wikipedia.org/

Menurut penelitian Dokter Leoncio Queiroz Neto, yaitu seorang dokter ophthalmologist asal Brasil bahwa zat gas air mata jenis CS (Chlorobenzylidene malononitrile) dapat menyebabkan iritasi pada selaput lendir di mata, hidung, tenggorokan dan juga perut.

Efek lainnya yang dapat dirasakan oleh orang yang terkena gas tersebut adalah sensasi terbakar, mata susah untuk berkedip dan bisa sakit kepala. Akan tetapi efek dari gas tersebut dapat hilang sekitar 1 jam kemudian.

Namun, pada penelitian baru - baru ini, apabila iritasi pada pernapasan dan mulut dapat berlangsung hingga berbulan - bulan. Tergantung kondisinya bagaimana.


Tidak hanya gas CS, adapun juga gas berjenis CN dan juga CR. Akan tetapi 2 gas terakhir disebutkan tersebut sangat jarang digunakan karena lebih beracun. Pada wilayah pemerintahan Amerika Serikat, mereka melarang pemakaian gas berjenis CR karena diduga bisa menyebabkan munculnya kanker.


Gas air mata bisa menyebabkan gangguan kesehatan pada mata sebanyak 54% (cukup besar juga). Sesuai dengan namanya gas air mata, bisa menyebabkan keluarnya air mata dalam jumlah banyak.

Selain itu, bisa memengeruhi sistem pernapasan sebanyak 32 % dan gejalanya adalah pada saluran pernapasan yaitu batuk, nyeri di dada, sesak napas dan mengeluarkan banyak dahak dari tenggorokan/air ludah.

Dan sebanyak 18% bagian tubuh lain yang terkena adalah kulit. Gejala - gejalanya menimbulkan iritasi, nyeri dan gatal, alergi dan luka bakar kimia. Jadi dianjurkan untuk menjauhi dari paparan gas air mata untuk alasan kesehatan.

Gejala tersebut dapat berlangsung selama 20 - 60 detik sejak terkena dengan gas air mata, kemudian akan berusaha membaik antara 10 - 30 menit kemudian setelah menjauhi dari area yang disemprotkan gas air mata.

**Cara Mengobatinya**


1. Apabila anda terkena gas air mata, langsung hindari area yang terkena semprotan gas air mata itu. Langsung basuh mata dengan air mengalir paling tidak selama 10 menit.

2. Bila ingin anjuran yang lebih baik, silahkan gunakan air garam steril (cairan infus) untuk membilas area yang tersentuh gas air mata. Tujuannya agar pada mata tersebut tidak terjadi infeksi yang bisa membuat kondisi mata dan sekitarnya akan lebih parah. Hal ini sangat dianjurkan demi  keselamatan si pasien.

3. Jangan terlupa untuk lepaskan pakaian , topi, kacamata, jam tangan dan berbagai benda yang terpasang ditubuh setelah tersentuh zat gas air mata. Tujuannya agar si pasien merasa tenang dan rileks dalam menghadapi masalahnya.

Itulah penjelasan mengenai gas air mata dan cara mengobatinya. Jika ada yang mempunyai cara pengobatan yang lain, bisa dibagikan di kolom komentar.


0 Response to "Mengenal Gas Air Mata Dan Cara Mengobatinya"

Catat Komen

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel